XtGem Forum catalog


Translate This Page...
uisi Cinta 1
Tatap dan Rasakan
Dapatkah kau lihat air mata ini Mengalir begitu deras Basahi pipiku Tanpa henti

Mampukah kau rasa Sakit yang begitu sangat Menyayat-nyayat hati ini Tanpa ampun Tak peduli dengan kedua telapak tanganku Yang terus mencoba tenangkannya

Jika kau tak mampu menatap Dan merasanya Mengapa begitu mudah Kau perlakukanku seperti ini...
Saat kau mulai pergi
Saat kau mulai asingkanku Tak lagi gapai jemariku Ada Tanya yang menerawang Dan menari-nari di otakku Sudahkah aku menyakitimu?

Saat kau mulai pergi menjauh Tanpa pamit dan kata pisah Ada sesak di hati ini Apakah kau tak lagi bahagia bersamaku?
Maafkan aku
Maafkan aku bunga Yang tak mampu berimu cinta Bukan karena jarak Atau perbedaan antara kita Tapi yakinlah Ini hanya karena ku takut Kau takkan temukan mimpimu bersamaku

Mungkin aku terlalu naïf Atau aku yang tinggi hati Tapi yakinlah Kau kan temukan cinta-cinta lain Yang kan lebih mengertimu Lebih dari padaku
Saat kita melangkah
Saat kita mencoba melangkah Coba tuk temukan setitik terang Dalam lorong gelap Yang teramat dalam sedangkan jalan begitu terjal Penuh duri Penuh bebatuan Naiklah kau ke punggungku Kan ku jaga ragamu Meski kakiku kan terluka Perih dan berlumuran darah

Karena ku kan lebih terluka Jika kulihat matamu basah Menahan sakit Menangkal perih
Kau tlah tiada
Kesalahanmu adalah karena kau coba Meracuni cinta dengan dusta

Kebodohanmu adalah karena Kau anggap semuanya kan baik-baik saja

Dan kehancuranmu adalah Karena mulai saat ini Bagiku kau tlah tiada
Hanya dengan satu kata
Hanya dengan satu kata Kau tlah jatuhkanku Ke dasar jurang yang teramat dalam

Hanya dengan satu kata Kau tlah melemparkanku jauh Dan tenggelam di dasar lautan

Hanya dengan satu kata Kau tlah hancurkan Segala mimpi dan hayalku

Hanya dengan satu kata Bahwa kau tak mencintaiku
Untuk yang menanti
Tlah lama ku melangkah Meniti tiap-tiap jejak langkahmu Semakin menjauh Jauh dari tempat berdiriku

Tubuhku basah penuh peluh Meski sesekali ku seka Kakiku terasa semakin letih Tuk kembali bangun satu langkah pasti

Yang ada dalam fikiranku Hanyalah kamu yang tengah menunggu Sekian lama, tanpa lelah

Jika kaupun tetap tersadar di batas kesabaranmu Mengapa ku harus berhenti Tuk terus lanjutkan langkahku Menuju ke dunia penantianmu
Akulah aku
Aku bukanlah kumbang Yang hanya mengintari bunga Menghisap madu dan tinggalkannya

Aku bukanlah bintang Yang menerangimu Hanya saat malammu Saat kau hanyut dalam mimpimu

Tapi akulah aku Aku yang kan menjagamu Di siang dan malammu Di sadar dan lelapmu

Akulah aku Yang kan terus disisimu Dan takkan pernah tinggalkanmu Meski tlah hilang sgala rasa manismu
Terima kasih cinta
Terima kasih cinta Kau tlah pertemukanku dengannya Dalam satu ikatan Yang dinamakan cinta Ikatan saling memberi Menyatukan nyata dan mimpi

Terima kasih cinta Kau tlah memberikannya untukku Tempat teduh tuk berlabuh Tempat bersandar kala ku tersadar Dari hatiku dan harapku Yang semakin pudar

Terima kasih cinta Terima kasih untuk segalanya
Takkan pernah berhenti Cinta ini kan mengalir Ia kan terus melaju Hingga muara kesejatian Takkan pernah berpaling Sebab melangkah bersama kesetiaan
Search :
Online : 1 user
Hari ini : 1 user
Bulan ini : 1 user
Total : 538 Visitor
  • Browser : Mozilla/5.0
  • IP : 216.73.216.171
  • Country :
  • SEO Stats powered by MyPagerank.Net
    Free Automatic Google Backlinks - SEO