Teya Salat


Translate This Page...
uisi Cinta 4
Kaulah keindahan
Tak ada lagi kata-kata yang mampu melukisnya Hingga ku rangkai dari bulu-bulu Sayap bidadari sekalipun Tak ada lagi kata-kata yang mampu memujinya Hingga ku susun dari kepingan- kepingan ucap pujangga sekalipun

Karena memang Kau adalah bunga dari taman surga Kau adalah embun dari telaganya Kau adalah keindahan Dan aku… Sungguh beruntung sempat milikimu
Saat cinta tak direstui
Betapa perih hati ini Saat cinta tak direstui Terasa hancur, melebur, hilang Diterpa angina meski sepoi

Ada rasa ingin berontak Mencoba lebih percayai cinta Tapi hati kecil seperti bicara Bukan inilah cara semestinya

Kisah belum berakhir Perjalanan masih panjang Percayakan pada cinta Teguhkan hati Dan tetap percaya Slalu ada jalan terbaik Tuk melangkah menemuinya
Cinta takkan berhenti
Cinta takkan berhenti sampai disini Meski mereka mencemooh Mencibir Mengolok pada rasa hati ini

Karena ku mulai percaya Ada cinta yang kan bawa cahaya Menerangi dalam gelap Membawaku Menuju cinta sesungguhnya
Kehadiranmu
Kehadiranmu adalah nyawa baru Tuk kuatkanku dalam langkahku Tuk terus berjalan Melangkah jauh Dari bayang-bayang masa lalu
Kesempurnaanmu
Mataku terpejam saat bayangkanmu Aroma wewangi jasadmu Begitu memikatku Hatiku terpaut Menyatu bersama rasaku

Matamu indah Tawarkan teduh di relung jiwa Aku terlena Sungguh aku begitu lemah di hadapmu

Tlah habis sgala kata puji untukmu Kesempurnaan itu sungguh melekat Di seluruh sudut ragamu Tak ada keraguan Dan ku bahagia milikimu
Jika kau merinduku
Jika kau merinduku Tatap langit di atasmu Pejamkan mata Dan bisikkan Segala rasa yang ada di hatimu

Karena ku kan mendengarnya Lewat bintang yang benderang Karena ku kan tetap bersamamu Bersama bulan yang hangatkanmu
Bila hati mengenangmu
Bila hati ini mengenangmu Menempatkanmu di relung hatiku Ada damai yang kurasa Keteduhan yang menjelma Hilang segala tangis Luluh segala perih Dan yang hadir adalah dirimu Selalu Dan kan terus begitu
Meski kutahu itu rayu
Kata-katamu begitu indah Kau sanjung aku dengan syair-syair Puisi cintamu Meski ku tahu itu hanya rayu Tapi entah, Ku begitu hanyut olehnya
Bila hati mengenangmu
Bila hati ini mengenangmu Menempatkanmu di relung hatiku Ada damai yang kurasa Keteduhan yang menjelma Hilang segala tangis Luluh segala perih Dan yang hadir adalah dirimu Selalu Dan kan terus begitu
Hingga tiba saatnya
Kan ku semaikan Benih cinta ini di hatiku Biar kau jaga Hingga tiba saatnya

Kan ku bangun istana kecil diantaranya Tempat kita berteduh Tempat kita merajut asa Dan takkan ada lagi yang bisa Memisahkanku darimu Karena yang mampu Hanya lepasnya segala nyawaku
Temukanku di hatimu
Pejamkan matamu sejenak Dan rasakan wangiku merasukimu Jangan pernah kau coba buka matamu Sehingga kau tlah temukan Seikat cinta yang ku simpan Di negeri imajimu
Search :
Online : 1 user
Hari ini : 1 user
Bulan ini : 1 user
Total : 425 Visitor
  • Browser : Mozilla/5.0
  • IP : 216.73.216.48
  • Country : United States
  • SEO Stats powered by MyPagerank.Net
    Free Automatic Google Backlinks - SEO